![]() |
| Direktur Perumdam Tirta Raya Kubu Raya, Harmawan |
KALBAR.SATUSUARA.CO.ID (KUBU RAYA) — Musim
kemarau tak hanya membawa cuaca panas, tetapi juga mengubah pola konsumsi air
bersih masyarakat di Kabupaten Kubu Raya. Ketika hujan tak lagi turun,
tandon-tandon air warga pun mengering, dan ketergantungan terhadap layanan PDAM
menjadi tak terelakkan.
Direktur Perumdam Tirta Raya Kubu
Raya, Harmawan, memastikan bahwa dari sisi produksi, pasokan air bersih masih
berada dalam kondisi aman. Dengan kapasitas produksi sekitar 180.000 meter
kubik per hari, Perumdam Tirta Raya menilai ketersediaan air baku masih
mencukupi meski kemarau berlangsung.
“Produksi air tidak berkurang dan
tidak terkendala musim kemarau. Yang berubah justru pola konsumsi masyarakat,”
ujar Harmawan.
Hal tersebut disampaikan Direktur
Perumdam Tirta Raya Kubu Raya, Harmawan disela-sela kesibukannya memberikn support
kepada jajaranya dalam memberikan layanan terbaik bagi Masyarakat di Kabupaten
Kubu Raya, Rabu (4 Pebruari 2026).
Perubahan itu terasa signifikan.
Jika pada kondisi normal sebagian warga masih mengandalkan air hujan dari
penampungan, kini seluruh kebutuhan air bersih bertumpu pada PDAM. Dampaknya,
permintaan melonjak dan distribusi air di sejumlah wilayah mengalami penurunan
tekanan pada jam-jam tertentu.
Harmawan menjelaskan, konsumsi
air pelanggan yang biasanya berkisar 13–14 meter kubik per bulan meningkat
menjadi 16–17 meter kubik, bahkan ada yang menyentuh angka 20 meter kubik
selama musim kemarau.
Situasi ini membuat Perumdam
Tirta Raya harus mengatur distribusi secara teknis agar pasokan tetap merata.
Di sisi lain, perusahaan juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam
menggunakan air bersih.
“Kami berharap ada kesadaran
bersama untuk menggunakan air secukupnya, karena masih banyak pelanggan lain
yang juga membutuhkan,” katanya.
Dengan kerja sama antara
masyarakat dan penyedia layanan, Perumdam Tirta Raya Kubu Raya optimistis
layanan air bersih tetap terjaga hingga musim kemarau berakhir. (tim
liputan).
Editor : Heri

Social Footer